gisadmin - 05 Jun 2018

4 Cara Memenuhi Kebutuhan Cairan Tubuh Selama Bulan Puasa

Cairan dalam tubuh harus dipenuhi selama bulan puasa agar bisa menjalankan ibadah di bulan Ramadan dengan lancar. Penuhi kebutuhan carian tubuh dengan Le Minerale. Berikut 4 cara memenuhi kebutuhan cairan tubuh selama puasa.

Cairan adalah salah satu bagian yang cukup penting dari tubuh manusia. Pasalnya, sekitar 60-70% tubuh manusia terdiri dari air. Saat bulan puasa, untuk menghindari kekurangan cairan maka kamu perlu memperhatikan kebutuhan cairan tubuh dan berusaha memenuhinya agar tubuh tidak cepat merasa haus dan tetap sehat. Yang perlu diketahui, cairan yang diperlukan untuk mendukung ibadah berpuasa bukanlah sembarangan cairan. Apa saja ya cairan yang diperlukan tubuh ketika berpuasa? Air mineral menjadi salah satu pilihan cairan yang paling dianjurkan untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Buah-buahan dan sayuran bisa menjadi sumber asupan cairan tambahan bagi tubuh. Batasi mengonsumsi cairan manis dan bersoda jangan sampai terlalu berlebihan karena bisa meningkatkan kalori berlebihan, menyebabkan kenaikan berat badan karena kandungan gula sederhana dalam gula biasa bisa membuat kamu mudah merasa lapar dan menjadi ketagihan gula. Jangan remehkan minuman bersoda, karena kandungan gula yang tinggi bisa memberikan asupan kalori berlebih dan meningkatkan berat badan tanpa disadari. Kandungan sodanya bisa menyebabkan rasa kembung dan tidak nyaman pada pencernaan sehingga bisa mengganggu proses pencernaan. Untuk memenuhi kebutuhan cairan dalam tubuh selama bulan puasa dan tidak cepat merasa haus, ada 4 cara memenuhi kebutuhan cairan yang perlu kamu perhatikan:

Kebutuhan Cairan Tubuh Harus Terpenuhi

Pria, wanita, ibu hamil dan menyusui memilik kebutuhan cairan dasar yang berbeda. Berikut detil beberapa di antaranya: 1. Seorang Ibu menyusui perlu mengonsumsi 3,1 liter air per hari. 2. Seorang pria perlu mengonsumsi sekitar 3 liter air per hari 3. Seorang wanita perlu mengonsumsi sekitar 2,2 liter air per hari. Ibu hamil memerlukan 2,3 liter air per hari. Yang perlu diingat, bagilah dengan seimbang asupan air mineral saat sahur, berbuka, dan malam hari sebelum tidur agar kebutuhan cairan tubuh tetap terpenuhi.

Minumlah di Sela-sela Makan

Untuk mencegah gangguan pencernaan dan rasa kembung berlebihan maka kamu harus menyiasatinya dengan mengonsumsi air dengan cara minum air di sela-sela makan daripada minum air langsung dalam jumlah banyak. Bila asupan cairan tubuh cukup bisa membantu kamu menjalani puasa dengan lebih lancar.

Batasi Mengonsumsi Teh dan Kopi

Ketahuilah jika teh dan kopi bersifat diuretik, yaitu menarik cairan tubuh dan membuangnya lewat air seni. Terlalu banyak mengonsumsi teh dan kopi bisa membuat kamu banyak buang air kecil sehingga cairan keluar dari tubuh dan membuat kamu cepat merasa haus. Kandungan kafein yang ada di teh dan kopi juga bisa menyebabkan naiknya asam lambung bagi penderita GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) ketika perut kosong selama aktivitas berpuasa. Sekadar informasi, teh juga memiliki kandungan kafein meski tidak sebanyak kopi. Menurut daftar Food and Drugs Association, dalam 236ml teh hitam instan yang biasa kamu minum mengandung kafein sebanyak 30-50mg.

Hindari Makanan yang Mengandung Tinggi Garam dan Memiliki Rasa Pedas

Ini bukan artinya kamu harus menghilangkan elemen garam dari makanan sehari-hari, kamu hanya perlu membatasi dalam mengkonsumsinya. Hal ini dikarenakan makanan tinggi garam dan pedas bisa menimbulkan rasa cepat haus dan ingin mengonsumsi banyak cairan. Ketahuilah bahwa natrium (garam) adalah nutrisi yang masih diperlukan tubuh manusia. Tetapi, usahakan untuk hindari makanan yang terlampau asin dan pedas. Itu dia 4 cara yang bisa dilakukan untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh selama bulan puasa yang bisa kamu ikuti. Yang juga perlu kamu perhatikan konsumsilah minuman air mineral yang memiliki kualitas baik seperti Le Minerale yang berada di bawah global brand PT. Mayora Indah, Tbk ini berasal dari sumber mata air pilihan yang diambil dari kedalaman 100 meter di bawah tanah serta dibotolkan langsung di sumbernya menggunakan teknologi Mineral Protection System tanpa tersentuh oleh tangan manusia. Selain itu, Le Minerale mengandung zat mineral lainnya berupa Bikarbonat (HCO3—) yang penting untuk menjaga keseimbangan asam dan basa dalam tubuh. Kandungan mineral satu ini membuat Le Minerale memiliki sedikit rasa manis. Selain itu, Le Minerale juga memiliki pembungkus tutup botol (seal cap) untuk mencegah pemalsuan dan menjaga kualitas kandungan air mineralnya tetap utuh sampai ke tanganmu.

Baca Juga:

12 Manfaat Infused Water Bagi tubuh

10 Gerakan Mengecilkan Perut yang bisa dilakukan dimana saja

3 Fakta Menarik Le Minerale yang Perlu Diketahui