gisadmin - 10 Sep 2019

5 Gerakan Pemanasan Sebelum Olahraga yang Wajib Dilakukan

Pemanasan merupakan bagian dari gerakan yang wajib dilakukan sebelum melakukan gerakan inti dari olahraga yang diinginkan.

Disarankan pemanasan dilakukan selama lima menit sebelum olahraga. Pada dasarnya, pemanasan memiliki dua tujuan utama, yakni untuk mencegah cedera dan meningkatkan kinerja otot tubuh. Namun, selain itu masih ada beberapa manfaat dari melakukan pemanasan sebelum olahraga yang bisa diperoleh, yakni:

  1. Melepaskan adrenalin
  2. Memecah glikogen untuk menghasilkan energi
  3. Membuat oksigen dalam darah mengalir lebih cepat dengan volume lebih tinggi
  4. Membuat kerja sendi lebih efisien
  5. Membuat aliran darah meningkat sehingga menaikkan suhu otot
  6. Detak jantung dan elastisitas serat otot cenderung meningkat
  7. Metabolisme otot meningkat

Setelah mengetahui manfaat pemanasan sebelum olahraga, kamu perlu tahu apa saja gerakan pemanasan yang perlu dilakukan. Yuk cari tahu!

1. Berlari dan Melompat di Tempat

Melakukan lari dan melompat di tempat bisa dilakukan untuk mempercepat suhu tubuh naik dengan cepat. Hal ini karena keduanya termasuk pemanasan yang memakai energi cukup banyak. Bila kamu berencana untuk melakukan olahraga lari sungguhan seperti marathon atau olahraga dengan intensitas tinggi tentu gerakan pemanasan ini sangat cocok dilakukan karena bisa meminimalisir terjadinya kram.

2. Gerakan Memutar Kepala

Gerakan pemanasan sebelum olahraga yang pertama adalah memutar kepala. Kamu bisa melakukannya dengan posisi berdiri sambil kaki tegak yang dibuka selebar bahu. Lalu secara bergantian gerakan memutar kepala ke kanan dan ke kiri masing-masing sebanyak 20 hitungan.

3. Gerakan Tangan

Untuk gerakan tangan, masih berdiri tegak dan kaki dibuka lebar sebahu. Rentangkan kedua tangan, kemudian lakukan gerakan memutar lengan atas. Lakukan putaran ke dalam dan ke luar. Lakukanlah gerakan tersebut masing-masing dengan durasi 30 detik.

Selain itu, masih pada posisi yang sama, lengan diangkat ke atas, selebar bahu. Lalu putar lengan ke arah luar dan ke dalam, masing-masing sebanyak 20 hitungan.

4. Memutar Pinggang

Kamu bisa menaruh kedua tangan di atas pinggul. Lalu lakukan gerakan pinggang yang memutar dan mengikuti arah jam dan lakukan juga arah sebaliknya yang dilakukan sebanyak masing-masing 10 kali.

5. Lunges dan Squat

Lunges merupakan pemanasan yang membantu melatih tubuh bagian atas, otot paha, dan betis kamu bisa lakukan pemanasan sebelum olahraga gerakan lunges.  Caranya taruh kedua tangan di pinggang dan berdirilah tegak sambil kaki dibuka selebar bahu.

Kemudian angkat kaki kanan dan ambil langkah besar ke depan. Posisi tubuh diturunkan hingga paha kanan sejajar dengan lantai dan lutut kaki kiri dibuat menyentuh lantai dan membentuk sudut 90 derajat. Kemudian tahan posisi ini selama beberapa detik. Lalu, berdirilah kembali. Lakukanlah gerakan ini secara berulang terhadap kaki yang kiri masing-masing dilakukan selama 30 detik.

Satu lagi gerakan pemanasan sebelum olahraga yang bisa kamu lakukan adalah squat. Pemanasan ini sangat berperan untuk mengencangkan otot betis dan otot paha. Gerakan ini juga mampu membantu mencegah terjadinya kram dan juga cedera. Cara melakukannya, berdirilah dalam posisi yang tegak, buka kaki selebar pinggul. Kemudian turunkan badan semampu kamu dengan mendorong punggung ke belakang, sambil naikkan lengan lurus ke depan untuk mempertahankan keseimbangan. Angkat sebentar dan kembali ke posisi awal. Ketika berdiri busungkan dada dan tidak membungkuk. Cobalah untuk melakukan gerakan ini sebanyak 10 kali.

Beberapa Hal yang Disarankan Sebelum Melakukan Pemanasan

1. Jangan Melakukan Olahraga dengan Perut Kosong

Jangan biasakan untuk melakukan olahraga dengan perut kosong ya. Alasannya akan memicu sakit kepala,  tekanan darah menjadi rendah, dan kelelahan sebelum olahraga inti dimulai.

Kacang almond dan pisang bisa kamu konsumsi 30 menit sebelum berolahraga. Almond menjadi sumber protein yang baik. Sementara pisang sendiri sebagai karbohidrat cenderung gampang dicerna dan bisa  menambah energi untuk tubuh.

2. Minumlah Cukup Air Mineral

Demi menjaga tubuh tetap segar saat melakukan olahraga baik pemanasan maupun inti olahraga, kamu perlu mencukupi kebutuhan cairan dalam tubuh. Hal ini agar membantu memberikan keamanan, kenyamanan, dan meningkatkan performa sebelum, selama, dan sesaat berolahraga.

Cairan dalam tubuh sendiri penting untuk menjaga otot-otot tubuh bekerja dengan baik ketika melakukan olahraga. Cairan yang cukup juga sangat membantu memompa darah ke seluruh tubuh, membuat jantung bekerja secara normal, dan membuat oksigen dan nutrisi yang dibawa ke otot bekerja  dengan baik.

Untuk menambah cairan dalam tubuh, sebaiknya konsumsi air mineral yang mengandung mineral alami. Kamu bisa memilih Le Minerale berasal dari  sumber pegunungan terpilih sehingga mengandung mineral alami yakni Kalsium berfungsi untuk memelihara kekuatan tulang dan kesehatan kulit. Magnesium berfungsi untuk meningkatkan kesehatan jantung. Sodium membantu mengatur cairan dalam darah dan jaringan tubuh. Potasium berfungsi untuk membantu fungsi otot dan saraf.

Tidak cuma itu, Le Minerale juga melengkapi kandungan bikarbonat (HCO3–) yang berperan untuk menjaga keseimbangan asam dan basa dalam tubuh. Sumber mata air pilihan Le Minerale diambil dari kedalaman 100 meter di bawah tanah dan dibotolkan langsung di sumbernya dengan menggunakan Mineral Protection System (MPS) tanpa tersentuh tangan manusia secara langsung. Le Minerale dikemas khusus sehingga menghasilkan botol yang keras sebelum dibuka dan aman dari pemalsuan