gisadmin - 21 Aug 2019

Cara Mengatasi Alergi Kulit pada Anak yang Perlu Diketahui

Salah satu masalah kesehatan yang sering dialami oleh anak adalah munculnya alergi kulit. Meski tidak terlalu serius, kamu jangan anggap remeh, karena bila tidak ditangani secara cepat dan tepat akan menimbulkan masalah kesehatan lain. Sebagai informasi, berikut beberapa jenis alergi kulit pada anak dan cara mengatasinya yang perlu ibu tahu.

Jenis Alergi Kulit pada Anak

Penyebab alergi kulit pada anak dilatarbelakangi oleh faktor genetik atau keturunan, makanan dan lingkungan. Makanan seperti gandum, ikan, kerang, kacang, kedelai, berbagai jenis jeruk, dan telur. Untuk faktor dari lingkungan, alergi bisa disebabkan dari benda-benda yang ada di dalam maupun di luar ruangan, seperti bulu hewan, jamur, kecoa, serbuk sari, gigitan serangga, dan tungau. Obat-obatan dan bahan kimia yang ada pada deterjen juga berisiko menimbulkan alergi pada bayi. Beberapa jenis alergi kulit pada anak di antaranya:

Dermatitis Kontak

Jenis alergi kulit pada anak ini disebabkan karena mengenai langsung dengan zat pemicu alergi, misalnya terkena bulu hewan, debu, deterjen, parfum, pasta gigi dan obat kumur, obat, sabun, dan serbuk sari. Gejala yang bisa dialami anak, yakni gatal-gatal yang cukup serius, kulit terlihat kering dan bersisik, serta ruam.

Bengkak dan Gatal-gatal

Gatal-gatal di sini berupa bercak atau benjolan yang berwarna merah dan menimbulkan rasa gatal pada  kulit. Namun, jangan khawatir, biasanya gatal-gatal karena alergi kulit terjadi beberapa jam, beberapa hari dan bisa sembuh tanpa perlu pengobatan khusus. 

Alergi kulit pada anak yang muncul juga bisa memunculkan angioedema yang merupakan terjadinya kondisi pembengkakan pada jaringan di bawah kulit, dan bisa muncul di kelopak mata, bibir, tenggorokan, bahkan organ kelamin.

Biasanya penyebab gatal-gatal dan angioedema pada kulit dikarenakan mengonsumsi antibiotik, infeksi virus, terkena getah tanaman, dan gigitan serangga. Selain itu, beberapa makanan tertentu bisa menyebabkan reaksi gatal dan bengkak pada kulit, yakni gandum, kacang, kedelai, telur, seafood, dan susu.

Alergi Akibat Air Liur

Jenis alergi pada anak, selanjutnya yakni karena penyebab air liur yang membasahi mulut dan dagu si Kecil. Alergi jenis ini sering tidak disadari oleh orang tua, karena gejala yang muncul sering dianggap alergi karena mengonsumsi makanan tertentu. Biasanya gejala yang muncul adalah benjolan-benjolan kecil di mulut, dagu, dan dada serta muncul ruam kemerahan.

Eksim

Biasanya, jenis alergi kulit ini dialami oleh anak yang mengidap asma, alergi makanan, dan rhinitis alergi. Eksim yang terjadi pada anak biasanya memiliki gejala kulit kering yang menebal, infeksi yang terjadi berulang kali pada kulit, dan ruam di wajah atau kepala lalu menyebar ke lengan dan dada.  Diperkirakan eksim muncul karena pemakaian produk sabun mandi atau deterjen pakaian dengan yang berbahan kimia yang berbahaya, dan pemakaian handuk atau pakaian yang bahannya kasar.

Cara Mengatasi Alergi Kulit pada Anak

Untuk menentukan cara mengatasi alergi kulit pada anak perlu disesuaikan dengan penyebabnya. Selain itu, jangan bersentuhan dengan alergen (zat pencetus alergi). Berikut ini cara mengatasi alergi kulit pada anak yang ibu bisa lakukan. 

Pakailah Air Dingin untuk Mandi

Cara mengatasi alergi kulit pada anak dengan gejala ruam baiknya segera bantu dengan dikompres menggunakan air dingin. Hal ini untuk membantu mengurangi ruam pada kulit. Setelah itu, kamu perlu mengeringkan kulit memakai handuk bersih lalu melembapkan kulitnya dengan pemakaian pelembap khusus untuk anak. Jangan mandi anak  dengan air panas, karena membuat alergi kulit tidak kunjung membaik.

Pakai Pakaian yang Berbahan Lembut dan Longgar

Salah satu cara mengatasi alergi kulit anak bisa juga dengan memakaikan anak pakaian yang berbahan lembut dan longgar. Pakaian ketat sendiri bisa memperparah ruam yang ada pada kulit.

Pakaikan Losion Calamine atau Salep Hidrokortison

Dua krim ini mampu mengurangi rasa tidak nyaman, gatal, sakit yang disebabkan iritasi ringan. Tapi untuk pemakaiannya, tidak bisa sembarangan. Namun, perlu ada aturan rekomendasi dari dokter.

Itu dia informasi terkait jenis dan cara mengatasi alergi kulit pada anak. Sebaiknya, jika anak sudah menunjukkan gejala alergi kulit, jangan remehkan hal tersebut. Perlu secepatnya bawa anak ke dokter untuk mendapatkan penanganan segera.

Biasanya bila alergi kulit pada anak sudah terjadi cukup parah, dokter akan melakukan tes alergi. Agar bisa terdeteksi apa yang menyebabkan anak kamu mengalami alergi dari benda, udara, atau makanan. Tes ini bertujuan untuk memberikan paparan terkait jumlah tertentu dan melihat reaksi tubuh anak.

Selain mengikuti cara mengatasi alergi kulit di atas atau membawa ke dokter, pastikan nutrisi anak juga terpenuhi. Berikan makanan bergizi seimbang dan jauhi makanan yang diduga menjadi penyebab alergi (jika penyebab alergi adalah dari makanan). Selain itu, cukupi kebutuhan cairan dengan memberikannya air mineral yang cukup. Kebutuhan air mineral yang cukup bisa membantu menjaga kelembapan kulit.

Salah satu air minum dalam kemasan yang mengandung mineral alami adalah, Le Minerale. Sumber mata air Le Minerale diambil langsung dari sumber pegunungan terpilih yang memiliki kandungan mineral alami seperti magnesium, kalsium, potasium, dan sodium.

Sumber mata air Le Minerale diambil dari kedalaman 100 meter di bawah tanah dan dibotolkan langsung di sumbernya dengan menggunakan mineral protection system tanpa tersentuh tangan manusia secara langsung. Air mineral Le Minerale sangat berkualitas, karena memiliki kandungan mineral alami yang sangat bermanfaat bagi tubuh.

Kandungan mineral yang ada di Le Minerale, yakni Kalsium berfungsi untuk memelihara kekuatan tulang dan kesehatan kulit. Magnesium berfungsi untuk meningkatkan kesehatan jantung. Sodium membantu mengatur cairan dalam darah dan jaringan tubuh, serta potasium berfungsi untuk membantu fungsi otot dan saraf. Le Minerale juga mengandung bikarbonat (HCO3–) yang juga penting untuk menjaga keseimbangan asam dan basa dalam tubuh.

Le Minerale pun telah mendapat izin resmi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Indonesia dan tersertifikasi oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI). 

Baca Juga :
7 Pilihan Olahraga Kardio Bagi Kamu yang Malas Lari
5 Tips Mengatasi Gangguan Pencernaan yang Harus Diketahui
5 Cara Agar Tetap Fit Selama Musim Pancaroba di Awal Tahun 2019