gisadmin - 05 Jun 2018

Tips dan Trik Mengatur Asupan Cairan yang Masuk Dalam Tubuh Saat Bulan Puasa

Saat puasa, tubuh pasti kekurangan cairan. Le Minerale memiliki tips untuk menyiasatinya kamu harus bisa mengatur asupan cairan yang masuk dalam tubuh saat bulan puasa. Kamu bisa ikuti tips berikut ini.

Di bulan Ramadan, umat Muslim wajib menjalani ibadah puasa di mana tidak mengonsumsi makanan dan minuman selama 12 jam lebih. Belum lagi, saat puasa Ramadan tubuh tetap beraktivitas seperti biasa. Kondisi ini sebenarnya bisa menyebabkan tubuh kekurangan cairan ketika menjalankan puasa. Hal ini dikarenakan sebagian besar tubuh manusia terdiri dari air, yaitu 60–70%.


Air sendiri memiliki banyak fungsi di antaranya untuk mengatur suhu tubuh, sebagai komponen penyusun sel dan darah yang berguna untuk transportasi oksigen dan nutrisi bagi jaringan tubuh, dan melindungi jaringan tubuh. Maka dari itu, perlu disiasati agar tubuh tetap bugar selama berpuasa.


Setiap orang memiliki tingkat kebutuhan air yang berbeda-beda, karena dipengaruhi oleh beberapa faktor, yakni usia, jenis kelamin, lingkungan (suhu, kelembapan), dan aktivitas fisik. Oleh karena itu, kamu perlu menjaga keseimbangan jumlah air yang masuk dan keluar dari tubuh. Sebenarnya, kebutuhan cairan ketika puasa tidak jauh berbeda dengan saat tidak berpuasa, bila aktivitas kamu tidak berubah.


Untuk menghindari tubuh dari kekurangan cairan, salah satunya adalah dengan memenuhi kebutuhan cairan harian saat berbuka hingga sahur. Disarankan untuk minum segelas air mineral sebelum dan sesudah makan saat berbuka dan sahur. Selain itu, minum lagi 1 atau 2 gelas ketika makan dan 1 gelas sebelum dan sesudah tidur.


Tidak hanya itu, kamu juga perlu menyiasati asupan cairan yang masuk dalam tubuh saat bulan puasa dengan melakukan tips berikut:


1.Berbuka dengan menu makanan yang mengandung banyak kuah, seperti sayur berkuah dan buah-buahan.

2.Hindari mengonsumsi air teh untuk berbuka puasa karena teh bersifat menarik cairan sehingga bila kamu minum berlebih bisa membuat tubuh merasa cepat lelah, lebih haus.

3.Hindari minum minuman manis khususnya yang mengandung kalori tinggi. Minuman jenis ini bisa meningkatkan kadar gula darah, memicu rasa lapar, serta mengakibatkan penimbunan lemak.


Itulah tips yang bisa kamu ikuti untuk mengatur asupan cairan selama bulan puasa. Yang terpenting, jangan sampai lupa untuk mencukupi kebutuhan cairan dengan minum air mineral ya karena air mineral memiliki banyak manfaat yang luar biasa bagi kesehatan seperti menjaga kadar cairan tubuh, sehingga tubuh tidak mengalami gangguan pada fungsi pencernaan dan penyerapan makanan.


Untuk mengonsumsi air mineral pun juga tidak bisa sembarangan. Saat ini sudah banyak air mineral yang beredar di pasaran, tetapi tidak semuanya baik untuk kesehatan. Oleh karena itu, pilihlah merek terpercaya seperti air mineral Le Minerale, yang telah dikonsumsi jutaan rakyat Indonesia. Soal kualitas pun tidak perlu diragukan lagi, karena air mineral Le Minerale berasal dari sumber pegunungan terpilih yang mengandung mineral alami dan dikemas secara khusus sehingga, kandungan mineral yang terkandung di dalam produk tetap utuh sampai ke tangan kamu. Air mineral Le Minerale juga menyegarkan. Bikarbonat yang terdapat dalam sebotol Le Minerale menghasilkan rasa manis yang aman untuk dikonsumsi.