gisadmin - 10 Apr 2019

Intip Menu Diet Mayo yang Sederhana dan Nikmat

Diet mayo lebih mengedepankan pembatasan asupan garam dan karbohidrat. Yuk cari tahu referensi menu diet mayo yang bisa kamu coba.

Beberapa tahun terakhir, salah satu diet yang tengah digandrungi adalah diet mayo.  Diet yang satu ini dikenal lebih mengedepankan pembatasan asupan garam dan karbohidrat. Tapi, sebenarnya bukan itu saja yang harus diperhatikan saat melakukan diet mayo.

Perlu diketahui, diet mayo sebenarnya bukan hanya sekadar membatasi asupan makanan kamu sehari-hari, tapi juga mengutamakan aktivitas fisik. Teori dari diet mayo adalah energi yang keluar dan masuk harus seimbang agar bisa mendapatkan berat badan yang sehat. Diet Mayo sendiri memiliki dua tahap yang disebut Lose it dan Live it.

Lose it!

Fase awal dari diet mayo disebut Lose It! Fase ini biasanya dilakukan selama dua minggu pertama untuk membantu mengurangi berat badan sekitar 2 - 4,5 kilogram. Pada waktu ini, kebiasaan tidak sehat diganti dengan gaya hidup sehat. Misalnya, sebelum melakukan diet mayo, kamu sering mengonsumsi makanan berlemak atau camilan manis. Di diet mayo bisa diganti dengan mengonsumsi sarapan sehat, dengan memasukkan sayur dan buah per hari, memilih biji-bijian utuh dan lemak sehat, serta rutin berolahraga.

Diet mayo sangat menganjurkan kamu untuk melakukan olahraga agar membantu tubuh membakar kalori. Kamu bisa melakukan durasi sekitar 5-10 menit dan ditingkatkan secara bertahap menjadi 30 menit per hari.

Live it!

Sementara untuk dua minggu setelahnya disebut fase Live it! Di mana kamu harus semakin aktif membangun kebiasaan olahraga dan membuat pilihan makanan, ukuran porsi, perencanaan menu, serta tetap berpegang pada kebiasaan yang sehat. Fase Live it! juga dapat membantu mempertahankan target berat badan secara permanen.

Di bawah ini bisa dijadikan referensi pilihan menu diet mayo yang mudah untuk diikuti.

Menu Diet Mayo Hari ke-1

Saat sarapan, kamu bisa mengonsumsi teh atau kopi yang ditambahi gula, namun jangan ditambahkan lagi susu. Sementara untuk makan siang, kamu bisa menyantap ayam kukus tanpa kulit yang diberi tambahan rasa dari sedikit garam. Lengkapi juga dengan mengonsumsi sayuran rebus (seperti brokoli, jagung, dan wortel) dan kentang tumbuk. Untuk makan malam, kamu bisa mengonsumsi sayur bayam, daging tanpa lemak, dan buah sebagai penutup.

Menu Diet Mayo Hari ke-2

Menu diet mayo untuk hari kedua yang bisa dicoba, saat sarapan konsumsilah jus buah dengan gula yang cukup, jangan ditambah lagi dengan susu. Saat makan siang, coba konsumsi pepes ikan, tahu-tempe bacem, urap. Makan malam coba konsumsi salad sayur ditambah makaroni yang diberikan tambahan minyak zaitun agar lebih sehat.

Menu Diet Mayo Hari ke-3

Di hari ketiga ini saat sarapan, konsumsilah roti yang ditambah telur dan sedikit mentega. Sementara untuk makan siang, kamu bisa menyantap daging panggang dan jagung. Saat makan malam kamu bisa menyantap salad buah yang diberi tambahan yogurt.

Menu Diet Mayo Hari ke-4

Roti bakar dengan selai yang ditambahkan sedikit mentega bisa kamu andalkan untuk menu diet mayo di hari keempat ini. Bola-bola daging, kentang, dan sayuran cocok dikonsumsi saat makan siang. Sementara di malam harinya, konsumsilah telur rebus yang ditambah keju dan wortel kemudian ditutup dengan semangkuk buah segar.

Menu Diet Mayo Hari ke-5

Jika kamu ingin menjadikan jus buah sebagai menu sarapan, bisa dilakukan pada hari ke-5. Untuk membuat jus buah cukup tambahi gula saja, tapi jangan tambahkan susu.  Sementara untuk makan siang, kamu bisa mengonsumsi dada ayam rebus ditambah sayuran, dan buah. Saat makan malam, bisa santap roti dan telur yang ditambah sayuran.

Di hari keenam maupun ketujuh kamu bisa mengulang menunya kembali atau mengganti menu sesuai keinginan. Dalam menu diet mayo yang perlu ditekankan adalah makan sayur dan buah setiap hari. Jenis menu diet mayo bisa membantu kamu memperbaiki kebiasaan makan dan gaya hidup tak sehat menjadi lebih baik untuk periode jangka panjang.

Selain memperhatikan asupan makanan, dalam menjalankan diet mayo, jangan lupa untuk tetap mengonsumsi air mineral yang penting bagi tubuh. Salah satu air mineral yang cocok dikonsumsi yakni Le Minerale. Pasalnya, minuman ini mengandung mineral alami, yakni bikarbonat (HCO3–) yang berperan untuk menjaga keseimbangan asam dan basa dalam tubuh.

Kandungan lainnya adalah kalsium yang berfungsi untuk memelihara kekuatan tulang dan kesehatan kulit, magnesium yang berguna untuk meningkatkan kesehatan jantung, sodium untuk membantu mengatur cairan dalam darah dan jaringan tubuh, serta potasium yang berkhasiat untuk membantu fungsi otot dan saraf.

Selain mengatur pola makan dan mengonsumsi Le Minerale secara rutin, jangan lupa untuk tetap aktif bergerak dan berolahraga 30 menit setiap hari.