gisadmin - 30 Aug 2018

3 Tanda Air Urine Kamu Tidak Normal

Urin bisa menjadi indikator kesehatan seseorang. Kamu bisa mengecek apakah terdapat masalah atau tidak dari air urinemu. Berikut 3 tanda air urine tidak normal.

Buang air kecil (BAK) merupakan hasrat alamiah yang sebaiknya tidak ditahan-tahan. Bila hasrat itu muncul terlalu sering atau tidak wajar, patut diwaspadai karena bisa menandakan kondisi kesehatan yang sedang tidak sehat. Air urine bisa menjadi indikator dari kondisi kesehatan tubuh kamu yang bisa dilihat dari aroma maupun warna air urine. Lantas, bagaimana mengetahui urine kamu normal atau tidak? Berikut jawabannya!

Kejernihan Air Urine

Salah satu tanda yang menggambarkan urine kamu mengalami masalah atau tidak normal, bisa dilihat dari kejernihan air warna dan 'konsentrasi' urine. Bila warna urin kamu kuning gelap, bisa jadi itu tanda kamu kurang minum. Hal ini harap diwaspadai karena bisa mengakibatkan batu ginjal.

Warna dan Bau Air Urine

Jika urine tidak berwarna kuning, misalnya terdapat darah di dalam urine bisa diasumsikan beberapa hal. Pertama mungkin saja terjadi hal serius dalam tubuh kamu. Namun, bisa juga disebabkan karena makanan atau minuman maupun obat yang kamu konsumsi sehari-hari.

Misalnya kamu sering mengonsumsi buah bit, maka bisa membuat urine kamu berwarna merah jambu. Makanan tertentu seperti asparagus, juga bisa menyebabkan bau yang spesifik seperti asparagus atau petai. Bisa juga disebabkan karena kamu mengonsumsi obat-obatan tertentu atau vitamin yang bisa  menimbulkan bau tertentu.

Urine Berbusa

Air urine normalnya tidak disertai busa. Namun, orang sehat pun bisa saja mengalami air seni berbusa. Yang perlu diperhatikan adalah bila air urine terus menerus berbusa dan busa yang terbentuk cukup banyak, terutama bila disertai gejala lain seperti jumlah urine berkurang, pembengkakan tubuh, kemerahan, anyang-anyangan, ataupun gejala lainnya bisa jadi itu menandakan jika kamu sedang mengalami gangguan kesehatan.

Selain 3 tanda air urine tidak normal di atas yang perlu diwaspadai, kamu juga perlu melihat perilaku BAK di antaranya adalah sebagai berikut.

Sering Buang Air Kecil

BAK yang tidak wajar apabila frekuensinya sudah lebih dari 8 kali sehari, baik dalam jumlah banyak ataupun sedikit-sedikit. Kondisi ini disebut overactive bladder dalam bahasa medis atau beser dalam bahasa Jawa. Beberapa penyebab yang membuat kamu sering BAK adalah karena terlalu banyak minum, suhu dingin, obat-obatan diuretik, atau mengonsumsi kopi dan beberapa jenis makanan atau minuman lain juga bisa memicu overactive bladder.

Buang Air Kecil Tidak Lancar

Ada sebagian pria di atas usia 40-an tahun sering mengalami BAK yang tidak lancar yang ditandai dengan  air urin yang keluar dengan sangat pelan, atau bahkan hanya keluar setetes demi setetes. Bila kamu mengalami ini disertai dengan overactive bladder, bisa menandakan adanya masalah pada prostat.

Panas dan Sakit Ketika Buang Air Kecil

Biasanya kondisi air urine yang panas dan sakit ketika BAK bisa menandakan adanya infeksi saluran kencing, yang bisa diderita oleh pria maupun wanita. Pada kondisi yang lebih parah, gejala ini akan disertai demam.

Dengan mengetahui tanda urine tidak normal dan perilaku BAK di atas, semoga kamu bisa lebih memperhatikan asupan cairan yang diperlukan oleh tubuh kamu. Dalam mengonsumsi air minum, pastikan kamu meminum air mineral yang berkualitas. Perlu diketahui, air mineral yang baik adalah air yang mengandung mineral alami Magnesium (Mg) yang berfungsi untuk meningkatkan kesehatan jantung, Potassium (K) untuk membantu fungsi otot dan saraf, Calcium (Ca) yang membantu memelihara kesehatan tulang, dan Sodium (Na) yang berguna untuk membantu pengaturan cairan di dalam darah serta jaringan tubuh.

Sedangkan, kriteria air berkualitas antara lain tidak berwarna, tidak berbau, tidak mengandung microorganism yang berbahaya, serta tidak mengandung logam berat. Adapun air mineral terbaik yang sebaiknya kamu konsumsi adalah Le Minerale Mayora yang memiliki kandungan mineral tambahan berupa Bikarbonat (HCO3—) yang penting untuk menjaga keseimbangan asam dan basa dalam tubuh.

Le Minerale Mayora merupakan air mineral yang berasal dari mata air pegunungan terpilih yang diambil dari kedalaman 100 meter di bawah tanah. Selain itu, Le Mineral juga langsung dibotolkan dari sumbernya dengan menggunakan Mineral Protection System tanpa tersentuh tangan manusia.

Proses pengolahan dengan teknologi tinggi ini melindungi kandungan mineral alami di dalamnya. Pada penutup botol terdapat pembungkus tutup botol (seal cap) untuk mencegah pemalsuan dan menjaga kualitas kandungan air mineralnya sehingga tetap utuh sampai ke tanganmu.