gisadmin - 05 Mar 2019

5 Tanda Kamu Kurang Konsumsi Air Minum yang Perlu Diketahui

Ketika senyawa ini berkurang akan muncul tanda-tanda pada tubuh, salah satunya kulit kering. Masih ada lagi beberapa tanda-tanda lain saat air di dalam tubuh berkurang jumlahnya. Apa saja?

Padatnya aktivitas seringkali membuat seseorang tidak sadar bahwa tubuhnya kini membutuhkan air minum. Padahal hampir seluruh organ tubuh memerlukan air agar dapat bekerja. Ketika senyawa ini berkurang akan muncul tanda-tanda pada tubuh, salah satunya yakni kulit kering.

Selain itu, masih ada lagi beberapa tanda-tanda lain saat air di dalam tubuh berkurang jumlahnya. Apa saja? Berikut 5 di antaranya yang perlu diketahui:

1. Merasa Kelelahan

Secara penampakan, tanda ini tidak akan terlihat jika air dalam tubuh mulai menipis. Namun, tubuh akan merasakan dampaknya langsung yakni berupa kelelahan dalam beraktivitas. Pasalnya, darah mengalami penebalan sehingga jantung harus bekerja lebih keras.

Hal ini untuk menjaga kadar oksigen dan nutrisi dalam tubuh sehingga dapat bergerak ke seluruh sistem peredaran darah. Berkurangnya darah akan membuat seseorang lebih mudah kelelahan dan mengantuk.

2. Susah Buang Air Besar

Menurunnya asupan air ke dalam tubuh secara otomatis akan berpengaruh terhadap sistem pencernaan. Kinerja organ tubuh yang satu ini tidak akan berjalan secara optimal. Hasilnya, proses penyerapan makanan pun terganggu dan berujung pada masalah susah buang air besar atau sembelit.

3. Mulut Kering

Tidak hanya kulit yang mengalami pengeringan, mulut seseorang pun akan tampak kering ketika kurang air. Pasalnya, air tidak hanya sebagai pelepas dahaga tapi juga pelumas selaput lendir yang ada di mulut dan tenggorokan.

4. Nyeri Sendi

Gangguan kesehatan yang satu ini tidak hanya dialami oleh orang-orang lanjut usia, tapi juga menyerang mereka yang kekurangan air minum. Secara khusus, nyeri sendi menyerang tulang-tulang rawan dan tulang belakang cakram. Tanpa air, tulang-tulang tersebut akan mengalami gesekan sehingga menimbulkan nyeri dan membuat penderitanya tidak mampu bergerak secara leluasa.

5. Gangguan Pernapasan

Terakhir, gangguan pernapasan merupakan salah satu yang tak terhindarkan jika tubuh tidak mendapatkan air yang cukup. Pasalnya, dari bagian dalam hidung hingga ke ujung bronkus terdiri lendir dan jaringan lembab untuk mencegah partikel asing masuk ke paru-paru.

Produksi lendir yang kurang akan menghambat sistem pernapasan sehingga menyebabkan gangguan. Keadaan inilah yang menjadi alasan kenapa setiap orang wajib untuk mengonsumsi air.

Salah satu air yang cocok untuk dikonsumsi sehari-hari adalah Le Minerale yang berasal dari sumber mata air pilihan dan disaring secara alami ke dalam tanah dan melewati berbagai lapisan bumi serta batuan yang kaya akan mineral.

Sumber mata air Le Minerale sendiri diambil dari kedalaman 100 meter di bawah tanah dan dibotolkan langsung di sumbernya dengan menggunakan mineral protection system tanpa tersentuh tangan manusia secara langsung. Sumber mata air Le Minerale sangat berkualitas, karena mata air yang digunakan mengandung mineral alami yang bermanfaat bagi tubuh, yakni kalsium berfungsi untuk memelihara kekuatan tulang dan kesehatan kulit. Magnesium berfungsi untuk meningkatkan kesehatan jantung. Sodium membantu mengatur cairan dalam darah dan jaringan tubuh. Potasium berfungsi untuk membantu fungsi otot dan saraf.

Bukan hanya itu, Le Minerale juga dilengkapi oleh kandungan bikarbonat (HCO3–) yang berperan untuk menjaga keseimbangan asam dan basa dalam tubuh. Air mineral ini pun telah mendapat izin resmi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Indonesia dan tersertifikasi oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI).  Setiap kemasan Le Minerale memiliki seal cap dengan botol yang keras sebelum dibuka.